Kolaborasi Balai Penelitian Tanaman Serealia bersama BPTP Gorontalo melaksanakan Bimbingan Teknis Jagung Hibrida Balitbangtan

0
41

Awal bulan Juni, bertepatan pada hari Kamis, 3 Juni 2021 Badan Litbang Pertanian melalui kolaborasi Balai Penelitian Tanaman Serealia (Balitsereal) dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Gorontalo melaksanakan bimbingan teknis (Bimtek) Teknologi Produksi Jagung Hibrida Badan Litbang Pertanian yang dilaksanakan di Sumalata, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Kegiatan yang juga dirangkaikan dengan Tanam Perdana Jagung Hibrida Kemtan Varietas JH 37 dihadiri oleh Wakil Bupati Gorontalo Thariq Modanggu, S.Ag, M.Pd.I, Kepala Balitsereal Dr. Muhammad Azrai, SP, MP, Kepala BPTP Gorontalo yang diwakili Koordinator Program Dr. Andi Yuliyani F, S. Pt, M.Si, Kepala BPSB Gorontalo Ir. Nurbaya Gani, M.Si, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kab. Gorontalo Utara Kisman Kuka SE, M.Si serta Penyuluh, PPL, Babinsa Koramil, dan para Kelompok Tani Gorontalo Utara.

Wakil Bupati dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan perbenihan khususnya di Gorontalo Utara dan berharap kegiatan tersebut akan memberi dampak multiplier effect yang luar biasa di wilayah tersebut, dengan adanya benih yang diinisiasi oleh Balitsereal di Gorontalo Utara khususnya di Sumalata menurutnya adalah anugerah yang sangat di syukuri dari Allah SWT dan sangat penting untuk di wujudkan oleh para petani, selain itu beliau juga meminta jadwal di tiap-tiap fase kegiatan perbenihan untuk ikut serta terlibat mengawal langsung kegiatan tersebut karena menurutnya kegiatan ini sangat penting. Tidak hanya sampai disitu, beliau juga sangat semangat mengikuti Bimtek jagung hibrida yang di paparkan langsung oleh Kepala Balitsereal Dr. Muhammad Azrai, SP, MP.

IMG-20210604-WA0008Pada kesempatan yang sama, Kepala Balitsereal Dr. Muhammad Azrai menyampaikan bahwa Gorontalo merupakan wilayah yang sudah lama diimpikan untuk menjadi sentra benih dan ini akan menjadi sejarah jika kita berhasil memproduksi benih yg dimulai di Kecamatan Sumalata serta akan terus berkembang sehingga menjadikan Gorontalo sebagai Provinsi sentra benih berbasis inovasi teknologi.
Sebanyak 2 varietas yang akan ditangkarkan yaitu Nakula Sadewa (Nasa 29) dan JH 37.  Azrai mengungkapkan dua varietas ini sangat cocok untuk wilayah tersebut dimana kita ketahui bahwa Gorontalo adalah wilayah yang agak kering dan banyak naungan.  Beliau  menyampaikan kepada para petani untuk selalu menggunakan benih nasional yang tidak kalah dengan produk luar sehingga akan menambah devisa negara. Beliau juga mengungkapkan kesiapannya memfasilitasi para penangkar yang ada di Sumalata dengan memberikan benih, pupuk, obat-obatan serta pendampingan kepada para penangkar.

Sebagai langkah awal dilaksanakan penyerahan benih oleh Kepala Balitsereal kepada petani calon penangkar yang merupakan simbolis untuk digunakan pada kegiatan penangkaran jagung hibrida Kemtan dengan luasan 50 Ha.

IMG-20210604-WA0003IMG-20210603-WA0015

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here