Workshop Percepatan Perlindungan HAKI

0
40
Indonesia sebagai negara berkembang masih  membutuhkan lebih banyak inovasi-inovasi di bidang teknologi guna mendukung peningkatan teknologi itu sendiri. Sebagai negara yang sedang dalam proses membangun infrastruktur maka peran lembaga penelitian ini sangat dibutuhkan.
Untuk itu Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Balai Pengelolah Alih Teknologi Pertanian (BPATP) tanpa kenal lelah terus berupaya untuk mempercepat perlindungan HKI terhadap hasil penelitian yang dihasilkan oleh peneliti Balitbangtan. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu Sosialisasi HKI dan Bimtek Penyusunan Deskripsi yang dilaksanakan 10-11 Desember 2018  di Balai Penelitian Tanaman Serealia yang dibuka oleh Kepala  Balai Penelitian Tanaman Serealia (Balitsereal)  Dr. Muhammad Azrai,SP,MP. Kepala Balitsereal sangat berharap tidak hanya varietas didaftarkan Hak PVT tetapi juga semakin banyak teknologi hasil penelitian dapat didaftarkan paten dan peneliti dapat merasakan royalti dari invensi yang dihasilkannya.
Dalam sosialisasi ini Kepala BPATP Dr.Ir. Retno Sri Hartati Mulyandari, MSi menyampaikan materi Best Practice dan Tata Kelola KI dan Alih Teknolog. Peserta sangat antusias mendengarkan apa yang disampaikan oleh beliau, ini terlihat banyak peneliti yang mengajukan pertanyakan dan sharing terhadap hasil penelitian yang mereka lakukan.
Kegiatan diikuti oleh lebih dari 50 peneliti yang berasal dari Balitsereal, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Selatan, dan BPTP Sulawesi Tenggara, selain itu juga turut hadir kepala BPTP Sulawesi Tenggara Ir. Muh. Assad,MSc. Kegiatan ini ternyata sangat diharapkan oleh peneliti dimana masih ada peneliti yang belum tahu bahwa hasil penelitian yang dilakukan bisa diajukan paten atau Hak Cipta.  Melalui kegiatan ini diharapkan 7 invensi dapat didaftarkan paten, 4 varietas yaitu didaftarkan Hak PVT serta 9 karya tulis berupa buku didaftarkan Hak Cipta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here