Tips Menjaga Mutu Biji Gandum/Terigu

0
31

Tanaman gandum khususnya yang tumbuh pada wilayah dengan kelembaban udara yang tinggi mudah berkecambah dan berjamur sehingga mempengaruhi  kualitas hasil biji. Biji yang berkecambah akibat terlambat dipanen akan menurunkan viabilitas biji/benih gandum serta menurunkan kualitas/sifat adonan dari tepung yang dihasilkan sehingga akan mempengaruhi nilai jual tepung. Oleh karena itu, untuk menekan susut jumlah dan mutu maka panen segera dilakukan setelah biji masak fisiologis

Tanaman gandum mempunyai umur panen panen berkisar antara 85-134 hari tergantung pada varietas dan ketinggian tempat/variasi suhu lingkungan. Terdapat kecenderungan bahwa semakin tinggi tempat/elevasi maka umur panen tanaman gandum akan semakin panjang. Varietas Selayar yang saat ini banyak dibudidayakan mempunyai umur panen 125 hari. Varietas Guri-3 Agritan, Guri-4 Agritan, dan Guri-5 Agritan yang dilepas Badan Litbang Pertanian pada tahun 2014 mempunyai umur panen antara 123-126 hari. Selain berpedoman pada buku deskripsi varietas, waktu panen juga dapat diketahui dengan melihat cirri-ciri visual pada batang, daun dan bulir gandum,

Pemanenan dapat dilakukan setelah terlihat adanya ciri-ciri seperti berubahnya warna daun dari hijau menjadi kuning tua, malai telah merunduk/terkulai ke tanah dan biji telah mengeras. Selain ciri visual, saat panen juga dapat diduga dengan melihat umur berbunga tanaman (biasanya 65-80 hari setelah tanam) dan berdasarkan informasi tersebut waktu panen yang tepat adalah 55-65 hari setelah tanaman mulai berbunga. Kadar air biji gandum pada saat panen bervariasi antara 18-24

Panen sebaiknya dilakukan pada kondisi cuaca cerah untuk memudahkan proses pengeringan. Tinggi tanaman gandum pada saat panen mencapai 90-100 cm. Batang tanaman gandum dipotong sekitar 3-6 cm dari pangkal/bawah batang tanaman dengan menggunakan sabit. Pemanenan juga dapat dilakukan dengan menggunakan Combine Harvester untuk gandum yang umumnya dilakukan pada lahan dengan luasan yang besar. Batang yang telah dipanen selanjutnya dikumpulkan dan dikeringkan di bawah sinar matahari sebelum di rontok. Kehilangan hasil selama pemanenan sangat dipengaruhi oleh jenis alat/mesin yang digunakan. Kehilangan/losis
selama panen gandum relative kecil yaitu 0,35%. Namun demikian pada Negara berkembang kehilangan hasil akibat penanganan pascapanen yang tidak tepat bias mencapai 10-15%.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here