Awal Bulan September ini bertepatan dengan hari Rabu tanggal 1, DPRD Kolaka Timur ( Koltim) melakukan kunjungan kerja Ke Balai Penelitian Tanaman Serealia (Balitsereal).

Koordinator Substansi Jasa Penelitian, Rahmi Yuliani Arvan dan Peneliti Sorgum, Marcia Bunga Pabendon menyambut hangat kunjungan 9 orang diantaranya ketua dan anggota DPRD Koltim yang bertujuan untuk melakukan kajian mengenai manfaat sorgum dan pengembangannya serta proses pasca panen yang dilakukan terhadap sorgum.

Pada Tahun 2020, pemerintah Kabupaten Kolaka Timur bersama Balitsereal telah melakukan penandatangan MoU mengenai pengembangan tanaman sorgum di wilayah ini, namun sedikit mengalami hambatan, olehnya itu di tahun 2021 bertekad untuk lebih baik lagi dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi penduduk Koltim khususnya petani maka Ketua DPRD beserta Tim kembali ke Balitsereal.

Sorgum telah dikembangkan di wilayah Koltim karena selain dinilai memiliki kandungan nutrisi tinggi sehingga dijadikan sebagai pangan alternatif selain padi dan jagung, tanaman ini juga dapat dimanfaatkan untuk mengatasi krisis energi. Budidaya sorgum pun sangat cocok di lahan marjinal.

IMG-20210901-WA0029Tak hanya sampai diskusi saja, kunjungan yang diketuai oleh ketua DPRD Koltim, Suhaemi Nasir juga melakukan kunjungan ke lokasi pertanaman Plasma Nutfah Sorgum yang ada di Balitsereal.

IMG-20210901-WA0030Pembahasan sorgum ini sangat menarik perhatian DPRD Koltim. Mereka pun kembali digiring ke lokasi Bio Industri guna menyaksikan alat yang digunakan untuk pengolahan tanaman sorgum. Diawali dari alat perontok sorgum, lanjut ke penyosoh sorgum, pemeras nira sorgum hingga melihat alat destilasi pembutan ethanol dari nira sorgum.

IMG-20210901-WA0026IMG-20210901-WA0025 Sebelum meninggalkan Balitsereal, Tim DPRD Koltim dibekali benih Sorgum dengan beberapa varietas yang dapat diuji coba tanam untuk melihat varietas yang cocok dan disukai oleh masyarakat Koltim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *