Taman Teknologi Pertanian (TTP) Poto Tano Sumbawa Barat sejak awal berdirinya tahun 2016 hingga saat ini telah berhasil memproduksi lebih dari 20 ton benih jagung hibrida varietas Bima 20 URI. Hal tersebut disampaikan Dr. Moh. Nazam, SP.M.Si selaku Manajer TTP Poto Tano pada acara Panen Benih Jagung Bima 20 URI dan Bimtek Penggemukan Sapi Potong Berbasis Pakan Kering di TTP Center (9/5/2018). Panen benih jagung kali ini adalah yang ke dua di lahan TTP Center sedangkan di kawasan Sumbawa Barat telah berhasil diproduksi sebanyak 16,3 ton benih dan insya Allah dengan melihat penampilan tonggkol benih yang kita panen saat ini diperkirakan akan menghasilkan sekitar 3 ton lebih benih bersertifikat, tambahnya.

Panen dihadiri oleh Kepala dan Sekretaris Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sumbawa Barat, Kepala UPTD Dinas Pertanian Kec. Poto Tano, PPL, Kepala Desa, Babinpol, dan peserta Bimtek yang berjumlah sekitar 60 orang. Kepala Dinas Pertanian Drh. Khairul, M.Si berjanji akan menyiapkan anggaran yang memadai untuk menjadikan TTP Poto Tano sebagai pusat perbenihan jagung unggulan di Sumbawa Barat dan mengharapkan agar Peneliti BPTP NTB dapat membantu mengawal teknologi secara kontinyu. Kita akan merubah cara pandang masyarakat khususnya petani dari berorientasi produksi ke orientasi pendapatan. Oleh karena itu para petani harus cermat menghitung berapa biaya produksi dikeluarkan untuk menghasilkan sejumlah output tertentu. Jika tambahan pengeluaran lebih besar dari tambahan produksi yang dihasilkan maka hal itu tidak perlu dilakukan, imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *