Potensi Kilauan Emas “Jagung” Kabupaten Buru

0
129

Kabupaten Buru yang terletak di Provinsi Maluku menyimpan pesona tersendiri, tidak hanya dikenal sebagai penghasil minyak kayu putih, Kabupaten Buru juga memiliki pantai yang indah dan memiliki potensi tambang emas yang sudah tidak diragukan lagi. Selain itu, Buru merupakan penopang bagi provinsi Maluku, karena besarnya produksi padi menjadikan Kabupaten Buru sebagai lumbung pangan untuk Provinsi Maluku.

Namun tidak demikian dengan produksi jagung.   Meskipun pengembangan jagung hibrida sudah pernah dilakukan oleh Pemerintah Daerah setempat, namun hasil akhir pasca panen tidak sesuai dengan yang diharapkan, sehingga DPRD Komisi II berinisiatif untuk melakukan kunjungan ke Balitsereal terkait konsultasi produksi benih jagung hibrida untuk dikembangkan di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku. Hal ini juga dilakukan untuk menyambut tantangan menjadikan Buru sebagai Lumbung Pangan di Daerah Maluku dan wilayah Timur Indonesia (16/12/19).

Bak gayung bersambut, maksud kedatangan DPRD Kabupaten Buru disambut hangat oleh Kepala Balitsereal, Dr. Muhammad Azrai yang memaparkan terkait Tupoksi Balitsereal untuk meneliti serta merakit varietas jagung hibrida dan komposit, serta melakukan produksi benih dalam rangka diseminasi dan berdasarkan permintaan dari daerah, selain itu Balitsereal bekerja sama dengan mitra lisensi untuk mengembangkan jagung guna memenuhi kebutuhan nasional.

Dalam sambutannya, Dr. M. Azrai mengharapkan terciptanya lisensi berbasis daerah, yang artinya di setiap propinsi ada mitra yang dapat mengembangkan jagung sehingga terciptanya mandiri benih dan efisiensi. Masing-masing daerah harus memiliki program unggulan terfokus. Jika ada investor yang berminat menjadi mitra lisensi kita bisa bina sehingga menciptakan inkubasi bisnis daerah.   Kalaupun terkendala dengan masalah kekeringan, bisa diatasi dengan penerapan teknologi irigasi tetes, sehingga hemat air dan tanaman bisa optimal.

Buru bisa dikenal tidak hanya dengan tambang emasnya, tapi juga dapat dikenal dengan kilauan emas diatas tanah jika jagung berhasil dikembangkan di Kabupaten Buru karena Buru memiliki potensi tersebut” Ungkap Kepala Balitsereal. Lahan bekas tambang pun bisa menjadi manfaat bagi petani jika penambangan dilakukan tanpa merusak kondisi lahan sehingga bisa kembali subur dan petani bisa menikmati hasil pertaniannya.

 

WhatsApp Image 2019-12-17 at 14.45.57

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here