Kementerian Pertanian (Kementan) melalui program upaya khusus (Upsus) dan luas tambah tanam (LTT) menargetkan tanam Jagung di Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada bulan Agustus/September seluas 10.663 ha. Untuk itu, Kementan dan pemerintah daerah tengah giat mendorong penambahan areal tanam baru (PATB) untuk meningkatkan produksi jagung.

Dengan memanfaatkan lahan-lahan yang ditumbuhi rumput, semak, dan belukar, para petani mendorong perluasan tanam jagung. “Kami juga memanfaatkan lahan dibawah tegakan pohon kelapa. Diharapkan menjadi areal tanam baru, dan meningkatkan produksi jagung. Saat ini produksi jagung di Kabupaten Bangkep terus meningkat hingga 120% dari 170.203 ton pipilan kering (PK) di tahun 2014 menjadi 374.322 ton PK tahun 2017. Hingga Agustus 2018 produksi jagung 2018 mencapai 380.650 ton PK, atau terjadi pertumbuhan 34,71% per tahun. Sementara itu, luas panen meningkat dari 41.647 ha tahun 2014 menjadi 81.405 ha tahun 2018 dengan pertumbuhan 24,86% per tahun.

Meski demikian, potensi produksi jagung seharusnya masih bisa lebih besar karena baru sebagian kecil lahan yang dijadikan wilayah tanam jagung. Jika lahan yang ditumbuhi semak dan rumput dijadikan lahan produktif maka bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi petani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *