Perjuangan Tiada Henti Memperkenalkan Produk Badan Litbang Pertanian

0
64

Perjuangan tiada henti dilakukan oleh Balitsereal untuk memasifkan VUB Badan Litbang Pertanian. Serentetan kegiatan yang telah dilakukan sejak dari dulu hingga saat ini, mulai dari uji multilokasi berbagai calon varietas, demplot VUB menyandingkan dengan VUB primadona masyarakat, dan memproduksi benih melalui kerjasama penangkar yang dibingkai dalam kegiatan desa mandiri benih, serta kerjasama dengan perusahaan tambang mas (PT.MSM/TTN) dalam menyediakan kebutuhan benih petani di lingkar tambang. Semuanya memberikan hasil yang baik dan direspon positif oleh petani yang menyaksikannya. Keberhasilan tersebut, menjadi dasar Direktorat Perbenihan untuk menempatkan satu kegiatan pilot project Pengembangan jagung Berbasis Kooperasi yang dimulai dari kegiatan produksi benih.

Hari ini, Jum’at 4 Oktober 2019, MoU ditandatangani antara Direktorat Perbenihan dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara dilanjutkan dengan penanaman perdana produksi benih di Kecamatan Romboken Kabupaten Minahasa. Sebagai langkah awal disepakati penanaman 200 ha selanjutnya akan dikembangkan lebih luas apabila kegiatan ini dapat menghasilkan benih yang berkualitas, tersalur kemasyarakat, dan mendapatkan respon positif.

IMG-20191004-WA0036Kegiatan ini juga diharapkan dapat menghapus kesan negatif di masyarakat terhadap benih jagung Balitbangtan. Hal ini direspon baik dari pemerintah daerah, kelompok petani penangkar binaan, petugas lapangan, dan distributor benih setempat. Mereka membagi tugas sesuai kewenangan. Balitsereal memberikan dukungan penuh dengan menyediakan parent seed dan tenaga pendamping di lapangan untuk memastikan bahwa SOP produksi benih diikuti dengan baik dan juga mendorong agar Sulawesi Utara dapat mensuplai kebutuhan benih di kawasan Timur Indonesia, bahkan ekspor ke Malaysia dan Pilipina.
Dalam sambutan Direktur Perbenihan mengemukakan saat ini banyak pengusaha menginginkan impor benih namun hal tersebut belum dibutuhkan karena benih karya anak bangsa lah yang diinginkan. Kita bisa kok asalkan kita bersatu. kami akan siapkan pasarnya untuk digunakan tahun 2020. Sebanyak 1,4 trilyun akan diprogramkan. Dan masih banyak lagi benih yang akan dibutuhkan. Jadi saatnya kita bersama-sama untuk menyiapkan hal tersebut. Pada taraf nasional CPCLnya telah mencapai 50 % untuk luasan 2.2 juta ha. jadi mari kita jaga kualitas untuk perjuangan yang lebih besar. Apresiasi pun dilantunkan untuk Balitsereal terkhusus kepada pemulia jagung yang merupakan Kepala Balitsereal Dr. Muhammad Azrai yang telah hadir sehingga segala persoalan benih dapat diatasi dengan baik.

Dr. Muhammad Azrai pun sangat mengapresiasi kegiatan ini dan siap mendukung penyediaan benih sumber karena beliau berharap agar Sulut pun jadi produsen benih yg unggul dan mampu memenuhi kebutuhan kawasan timur Indonesia. Kita akan dorong Kadis Provinsi jadi ujung tombak dan BPTP bersama Balitsereal siap memberi dukungan yang diperlukan. Tentunya ditunjang dengan SDM yang memiliki komitmen tinggi dan kerjasama tim yang baik.

IMG-20191004-WA0037IMG-20191004-WA0033

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here