Pengembangan Sistem Perbenihan Jagung Hibrida Nasional di Sulawesi Selatan

0
110

Balitsereal terus menjalin kerjasama kepada siapa saja yang tertarik mengembangkan produk Badan Litbang Pertanian. Dalam rangka mendukung kebijakan Gubernur Sulawesi Selatan yang ingin mengangkat Sulawesi Selatan Mandiri Benih, saat ini Balitsereal bersinergi dengan Direktorat perbenihan bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan provinsi Sulawesi Selatan dan Pemegang Lisensi Litbang, bersama-sama memilih Kabupaten Bone sebagai lokasi produksi benih jagung berbasis kooperasi petani.

Kabupaten Bone dipilih dengan beberapa pertimbangan: (a) bahwa kabupaten Bone berada pada sektor Timur Sulawesi Selatan yang diharapkan hasilnya selain dapat memenuhi kebutuhan benih di kabupaten Bone dan kabupaten sekitarnya, juga diharapkan dapat mensuplai pertanaman jagung di sektor Barat Sulawesi Selatan dengan sistem Jabalsim; (b) Kabupaten Bone sebagai kabupaten terluas pertanaman jagungnya dan; (c) Terdapat lima kecamatan sentra jagung (Amali, Tellu Siatingge, Ajang Ale, Tanete Riattang, dan Bengo) petani terus menanam jagung sampai IP 300 karena komoditas jagung di lima kecamatan tersebut sudah terbukti meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Dalam sambutan mewakili kepala Balitsereal, Bahtiar menyampaikan tiga hal penting yaitu: 1. Balitsereal memberikan dukungan penuh berupa penyediaan benih sumber yang berkualitas (parent seeds) dan pendampingan penerapan teknologi di lapangan. Selain itu, Balitsereal mengajak pemegang lisensi Litbang yang mempunyai reputasi yang baik, untuk besama-sama mendampingi dan mengembangkan produksi benih berbasis kooperasi petani. 2. Memproduksi benih jagung hibrida harus mengikuti Standar Operasional Prosedur. Lahannya harus memenuhi syarat penangkaran (subur dan terisolasi), petaninya harus kompak, besatu, berkomitmen, disiplin dan jujur mengikuti petunjuk yang diberikan. Jika ini dilakukan seperti halnya didaerah lain, maka akan menghasilkan benih yang berkualitas menyamai benih jagung dari Produsen Multinasional. 3. Balitsereal akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan ini, baik yang terkait dengan tugas petani penangkar, tugas pemegang lisensi, maupun tugas pemerintah daerah untuk mendapatkan masukan (feedback). Hal-hal yang sifatnya belum terlaksana sesuai harapan akan dilakukan perbaikan dan hal-hal yang sudah berjalan sesuai harapan akan dikembangkan dan disebarkan informasinya ke daerah lain. Hasil kunjungan lapangan di desa Tajong, disepakati 100 ha yang diperkirakan akan tanam pada pertengahan atau akhir oktober 2019. Sebagian besar lahan sudah siap tinggal menunggu hujan, dan sebagian lainnya masih sedang dilakukan pembersihan. Rencana pelatihan petani terkait SOP produksi benih jagung hibrida dan penguatan kelompok akan dilaksanakan minggu ini bersama Pemegang lisensi, BPSB, dan Balitsereal.

IMG-20191004-WA0001

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here