Pendampingan Balitsereal dalam Mendukung Terwujudnya BPP Konstratani Sinjai dan Bulukumba

0
41

Mentan Syahrul Yasin Limpo terus mengupayakan capaian target produksi pangan, meskipun ditengah pandemi covid-19 dan ancaman krisis global yang terjadi saat ini.

Guna mewujudkan hal tersebut, Kementerian Pertanian membidik 723 Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di 19 provinsi untuk di rancang ulang (redesign) BPP model Komando Strategis Pembangunan Pertanian (KostraTani). Untuk itu Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) kini bersinergi dengan seluruh UK dan UPT lingkup Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) serta Badan Karantina Pertanian (Barantan) mengembangkan Model BPP Kostratani.
Kostratani akan menggunakan pola baru, dengan pendekatan teknologi 4.0 untuk menyatukan para petani dan penyuluh di 34 provinsi dengan Kementan di pusat. Balai Penyuluh Pertanian sebagai penggerak roda pertanian di tingkat kecamatan harus diperkuat dengan sarana prasarana pendukung agar pelayanan berbasis teknologi informasi berlangsung secara cepat dan mudah serta bisa dijangkau oleh semua orang.
Penunjukan BPP model ini dibarengi dengan pendampingan oleh UK/UPT setempat dengan tujuan menyelesaikan perencanaan secara utuh dan percepatan transfer BPP menjadi BPP model.

Untuk itu sejak Selasa sampai Kamis, 30 Juli 2020, Ka.Balitsereal beserta Tim Survey dan Supervisi mengunjungi BPP yang akan di jadikan model kostratani yang berada di Kabupaten Bulukumba dan Kabupaten Sinjai dengan berkoordinasi bersama pemerintah setempat, Bupati, Wakil Bupati serta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten. Maka dipilih masing-masing satu BPP yang akan menjadi BPP Model Kostratani, yaitu BPP Sinjai Utara untuk Kabupaten Sinjai dan BPP Bulukumpa untuk Kabupaten Bulukumba.

IMG-20200802-WA0010IMG-20200802-WA0014IMG-20200802-WA0012

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here