Upaya  pemerintah Kabupaten Bulukumba meningkatkan produksi dan produktivitas komoditas jagung bersama Balai Penelitian Tanaman Serealia (Balitsereal) telah dilakukan dengan penanaman demonstrasi plot beberapa varietas produk Balitbangtan Kementerian Pertanian, masing-masing sebanyak 250 kg yang terdiri dari varietas JH 29, JH 27, JH 37, JH 45, dan NASA 29 pada tanggal 28 Mei 2020.

Kini tiba saatnya panen dilaksanakan di lahan petani Desa Singa, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba, yang dihadiri oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Emil Yusri SP, MP), Camat Herlang, Kepala BPSB Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Balitsereal yang diwakili oleh Dr. Andi Takdir M., Koordinator Balai penyuluhan pertanian (BPP), PPL, dan kelompok tani.

IMG-20200918-WA0012Aura kebahagian terpancar diwajah petani saat acara panen perdana yang dilaksanakan pada Rabu, 16 September 2020.  Tepat di umur ±111 hari setelah tanam dan berdasarkan pola tanam palawija dilokasi, pertanaman tersebut mengalami kemunduran diakibatkan kendala ketersediaan air pada fase kritis tanaman sehingga mengalami ketidaksesuaian berdampak pada penurunan hasil.

Namun terlepas dari kendala tersebut, berdasarkan hasil ubinan yang dilaksanakan oleh koordinator BPP bersama perwakilan BPSB diperoleh hasil: JH 29 hasil 10.2 t/ha, JH 27 hasil 9.8 t/ha, JH 37 hasil 7.68 t/ha, dan JH 45 hasil 10.56 t/ha.

IMG-20200918-WA0011IMG-20200918-WA0009Usai acara panen raya, dilanjutkan dengan diskusi bersama di Aula kantor BPP Herlang. Pada kesempatan ini Ka.Distan TPHP Bulukumba menyampaikan beberapa hal terkait dengan penyusunan RDKK yang bersamaan dengan penyusunan CPCL agar segala bantuan nantinya tepat sasaran dan dapat dipertanggung jawabkan.

“Penggunaan varietas produk Balitbangtan yang telah didemplotkan mendapat respon cukup baik sehingga diharapkan kepada para petani agar segera mengajukan kebutuhan benih untuk musim tanam berikutnya sehingga Dinas Pertanian dapat merencanakan lebih awal serta dapat menghindari keterlambatan penyediaan sarana prasarana pertanian” ungkap Emil.

Kepala Balitsereal yang diwakili oleh Dr.A. Takdir Makkulawu menyampaikan agar petani memilih varietas yang sesuai dengan lahan usahataninya karena Balitbangtan Kementerian Pertanian saat ini telah merilis beberapa varietas jagung dengan keunggulan dan adaptabilitasnya yang sangat bervariasi sehingga dapat meningkatkan produktivitas serta lahan-lahan dengan agroekosistem kering dan lahan kebun yang cukup tersedia di Kecamatan Herlang Kabupaten Bulukumba.

Melihat antusiasme petani kepada produk Balitbangtan, Takdir Makkulawu akan mengajak mitra lisensi varietas produk Balitbangtan agar dapat berkolaborasi dalam memproduksi dan memasarkan benih hasil penangkaran yang dihasilkan petani Kabupaten Bulukumba.

Diakhir acara disepakati untuk ditindak lanjuti keinginan petani dalam bentuk pembinaan dan pelatihan produksi benih jagung hibrida bersertifikat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *