Keragaan jagung hibrida Nasa di lokasi geltek HPS Kalsel

0
1015

Penggunaan Varietas Unggul Baru jagung hibrida merupakan salah satu upaya khusus dalam peningkatan produksi jagung dan  keberhasilan usahatani jagung.  Balitsereal sebagai UPT Balitbangtan memiliki varietas jagung hibrida produktivitas tinggi dengan tingkat persentase prolifik (bertongkol dua) dapat mencapai ≥ 70% di dataran tinggi. Jagung Hibrida tersebut diberi nama Nakula Sadewa 29 (NASA 29) oleh Presiden Joko Widodo pada hari Pangan Sedunia tanggal 29 September 2016 di Boyolali, Jawa Tengah.

Keunggulan jagung hibrida NASA 29 yaitu pengisian biji pada tongkol penuh dan kelobot tertutup sempurna, rendemen biji >80%,  batang kokoh, tahan terhadap serangan hawar daun, penyakit bulai dan busuk tongkol. NASA 29 mempunyai adaptasi yang cukupluas baik didataran rendah sampai dataran tinggi, memiliki gen prolifik yang dapat mencapai 70% pada dataran tinggi (>1000 m dpl),potensi hasil 13,5 t/ha dan rata-rata hasil11.93 t/ha.

NASA 29 sudah didesiminasikan di daerah sentra pengembangan jagung hibrida sepertidi Provinsi Jawa Timur seluas 15 ha dengan produktivitas 12,5 – 13,5 t/ha, Jawa Barat dengan luasan 10 ha, produktivitas mencapai 11,5 – 12,5 t/ha, di Jambi dengan luasan 5 ha, produktivitas 11,35 – 12 t/ha, sedangkan di  Sulawesi Selatan mencapai luasan 30 ha dengan produktivitas 11,5 – 12,6 t/ha, Sulawesi Utara luasan 10 ha, produktivitas 12,15 – 13,0 t/ha, Sulawesi Tenggara dengan luasan 15 ha, produktivitas11,25 – 12 t/ha dan di NTB juga dengan luasan 30 ha menghasilkan 12,13 – 13,41 t/ha.

Dalam upaya memperkenalkan VUB Nasa di lahan masam dilakukan demplot di lokasi Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru. Demplot ini dilakukan untuk menyambut peringatan hari pangan sedunia tahun 2018 di Banjarbaru Kalsel. Demplot dilakukan pada lahan seluas 1 ha bersama dengan komoditas lain seperti kedelai, horti dan buah. Hasil pengamatan sampai dengan 65 hst, tanaman dapat tumbuh dengan baik walaupun tanahnya masam dan miskin hara. Pada bagian pinggir petakan sebagian besar tanaman memiliki dua tongkol dengan ukuran yang hampir sama. Lokasi geltek ini rencananya akan dikunjungi oleh Presiden RI pada puncak peringatan HPS 2018 di Banjarbaru pada tanggal 18-21 OKtober 2018.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here