Sumber Pangan Lokal dari Tepung Jewawut

0
85

Jewawut ekor rubah (Foxtail millet) merupakan tanaman jewawut yang tertua dibudidayakan oleh manusia. Tanaman jewawut ini membutuhkan cuaca hangat untuk mendukung pertumbuhannya. Umumnya tanaman ini dibudidayakan di daerah semi-kering dengan kebutuhan air yang rendah. Dalam kondisi kekeringan, tanaman ini masih dapat tumbuh dengan baik karena memiliki sistem perakaran yang baik. Produksi tanaman ini cukup tinggi dan dapat tumbuh dengan baik di segala musim dengan kisaran 65-70 hari.  Jenis jewawut ini bisa menjadi tanaman alternative untuk ditanam diperalihan musim tanaman pangan yang lain dengan waktu yang cukup singkat.

Jenis jewawut ini merupakan jenis tanaman rumput tahunan, memiliki bentuk yang ramping, tegak, berbatang daun serta memiliki kisaran tinggi hingga 1 meter.  Biji tersusun mengikuti panjang dan bentuk malai yang berbentuk seperti ekor kucing. Tanaman ini memiliki biji yang berbentuk cembung kecil, dengan warna yang bervariasi tergantung dari varietasnya.

Kegunaan utama jawawut selain bahan pangan dibeberapa negara juga digunakan sebagai pakan ternak. Meskipun jerami yang berasal dari padi memiliki kualitas yang lebih baik tapi tidak jarang jerami dari tanaman jewawut ini disimpan di tempat penyimpanan pakan ternak dengan alasan bisa bertahan lama. . Selain itu, jenis Jawawut ini juga digunakan sebagai tanaman biji-bijian untuk pakan burung.  Beberapa penyakit yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman jawawut ini adalah jamur, bakteri hawar, dan bercak daun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here