Dalam rangka mendukung program unggulan Pemerintah, yaitu mendukung perwujudan kawasan lumbung pangan berorientasi ekspor di wilayah perbatasan Papua yang merupakan program Nawacita Presiden Republik Indonesia. Maka Balitbangtan melalui Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Papua terus berupaya memperkenalkan teknologi pertanian kepada stakeholder untuk meningkatkan produksi serta produktivitas khususnya untuk komoditas Padi, Jagung dan Kedelai (PAJALE) di Bumi Animha.

Salah satu upaya yang dilaksanakan dalam rangka memperkenalkan teknologi pertanian kepada stakeholder yaitu dengan melaksanakan demplot farming (demfarm) budidaya jagung hibrida dengan menggunakan 3 (tiga) varietas unggul baru Balitbangtan dan satu varietas kontrol. Selain penggunaan VUB jagung, sistem tanamnya menerapkan inovasi teknologi dengan sistem tanam jajar legowo 2:1 dengan jarak tanam untuk masing-masing varietas Bima 19 URI, Bima 20 URI dengan jarak tanam 100-50×20 cm, varietas Nasa 29 dengan jarak tanam 100-50×25 cm, sedangkan untuk varietas kontrol menggunakan jarak tanam 100-70×20 cm yang merupakan kontrol petani.

Selain itu, dilakukan pemupukan berimbang menggunakan pupuk organik (kotoran ternak 2 ton/ha) sedangkan anorganik (pupuk NPK phonska 400 kg/ha dan Urea 200 kg/ha), pengairan berselang, pengendalian orgnisme pengganggu tanaman (OPT), panen dan pasca panen tepat waktu. Implementasi kegiatan demfarm VUB jagung pada lahan seluas 3,25 ha bersama kelompok tani Berkah berlokasi di Kampung Kartini Distrik Jagebob Kabupaten Merauke.

Hasil yang diperoleh untuk kedua varietas unggul baru jagung hibrida Balitbangkan cukup tinggi. Varietas NASA 19 produksi sebesar 9,3 ton/Ha berat kering panen, sedangkan untuk varietas BIMA 20 produksi sebesar 6,3 ton/Ha berat kering panen.

Atas pencapaian kedua varietas tersebut dengan hasil yang tinggi, Balitbangtan berharap kepada stakeholder di Bumi Animha dapat mengembangkannya lagi. Sehingga impian bersama menjadikan Kabupaten Merauke sebagai sentra lumbung pangan dunia dapat terwujud. (Diolah dari siaran pers ARAFURA News/RTPH/Uje)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *