Badan Litbang Pertanian terus berupaya membumikan hasil inovasinya agar lebih terasa manfaatnya oleh petani dan dunia industri. Sejalan dengan hal tersebut, pada hari ini, Senin 11 November 2019, Kepala Balai Penelitian Tanaman Serealia (Balitsereal) bersama dengan Kepala BPTP Balitbangtan Sulut melakukan diskusi dengan Direktur dan Komisaris Utama PT. Kenos Cahaya Bangsa untuk rencana pengembangan jagung hibrida di Bolmong Utara (Bolmut) seluas 25 ribu ha. Berbagai jenis varietas telah ditawarkan oleh penyedia benih kepada perusahaan tersebut, namun berkat kerjasama yang baik antara Balitsereal dan BPTP Sulut yg gencar mendesiminasikan varietas Balitbangtan, ternyata petani lebih memilih varietas Nakula Sadewa (NASA) 29, hasil inovasi Balitbangtan. Hal ini disebabkan karena keunggulan VUB tersebut telah dirasakan dan dibuktikan oleh petani.

Pada diskusi tersebut, Kepala Balitsereal menjelaskan bahwa Sulut punya potensi besar sebagai penghasil utama dan eksportir jagung di Indonesia karena memiliki lahan yang masih luas dan subur. Berbagai kegiatan yang telah dan sedang dilakukan oleh Kementerian Pertanian adalah melalui bantuan benih dan pembenahan infrastruktur serta pembinaan petani penangkar benih jagung hibrida bekerjasama dengan mitra lisensi Balitbangtan yang telah berlangsung dalam kurun waktu 3 tahun terakhir ini.

Untuk tahun anggaran 2019, Direktorat Perbenihan Ditjen Tanaman Pangan mengalokasikan anggaran untuk program perbenihan jagung hibrida berbasis korporasi petani seluas 253,4 ha di Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara dan Tumohon. Kami siap mensupport BPTP dalam menghiirisasikan teknologi Inovasi jagung hibrida bekerjasama dengan PT. Kenos Cahaya Bangsa di Bolmut, ujar Kepala Balitsereal.

Kepala BPTP Sulut, Dr. M. Yusuf menyatakan kesediaanya bekerjasama yang saling menguntungkan dengan perusahaan tersebut untuk pengembangan jagung hibrida Balitbangtan di Bolmut. Sebagai langkah awal, Kepala BPTP Sulut menyerahkan varietas Nakula Sadewa 29, JH 37 dan JH 45 kepada pimpinan PT. Kenos Cahaya Bangsa untuk kegiatan diseminasi. Balitbangtan memiliki beberapa varietas, selain Nasa 29 yang kompetitif keunggulannya dengan varietas multinasional terbaik saat ini.

Pada kesempatan tersebut, Komisaris Utama PT. Kenos Cahaya Bangsa, Ir. Jimmy Tampi M. Th mengemukakan kesungguhannya untuk mengembangkan jagung hibrida Balitbangtan di Bolmut. Sebagai bukti kesungguhannya, pada tahap awal, mereka segera memesan varietas NASA 29 sebanyak 100 ton kepada mitra lisensi Balitsereal. Perusahaan tersebut sangat mengharapkan pendampingan teknologi dari Balitbangtan melalui BPTP Sulut dan Balitsereal seraya mengajak kedua kepala Balai untuk menghadiri kegiatan tanam perdana bersama dengan Bupati Bolmut. Selain itu, mereka juga berharap untuk kesinambungan pemenuhan kebutuhan benih jaging hibrida di Sulut dan sekitarnya, Dirut perusahaan tersebut agar diberikan kesempatan menjadi mitra lisensi Balitbangtan. Kepala Balitsereal menjelaskan persyaratan menjadi mitra lisensi tidak mudah sambil menyerahkan daftar persyaratan yang diperlukan, namun mereka berjanji untuk memenuhi segala persyaratan yang dimaksud.

IMG-20191111-WA0051IMG-20191111-WA0047IMG-20191111-WA0048

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *