Setelah program peningkatan produksi jagung bekerjasama dengan Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), Kementerian Pertanian dalam kepemimpinan Dr. Ir. H. A. Amran Sulaiman mendorong pertumbuhan ekonomi, kali ini dengan program “Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Pesantren Menuju Lumbung Pangan Dunia”. Bertempat di Hotel Claro Makassar, Sabtu, 28 Juli 2018 kembali Bapak Menteri Pertanian meluncurkan programnya sekaligus penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Pertanian dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Koperasi Mitra Santri Nasional yang dihadiri ketua MUI Kyai H. Ma’aruf Amin.

Pada peluncuran program pemberdayaan ekonomi umat berbasis pondok pesantren menuju lumbung pangan dunia di Makassar, Menteri Pertanian menyerahkan bantuan secara simbolis kepada pimpinan pengurus pondok pesantren berupa traktor R4 10 unit, benih jagung 50 ton, bibit durian 3000 pohon, bibit jeruk 10.000 pohon, kakao 50.000 pohon, kopi 50.000 pohon, sapi 100 ekor, ayam 10.000 ekor, dan bimbingan teknis. Balitsereal juga berpartisipasi pada pameran Mini yang menampilkan beberapa benih unggulan Balitbangtan sebagai gambaran, khususnya kepada para santri bagaimana berbudidaya jagung dengan penerapan teknologi juga dari Balitbangtan. Melalui pengenalan inovasi teknologi diharapkan produk inovasi teknologi taanaman serealia dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *