Lalat Bibit dan Gejala Serangan pada Tanaman Gandum

0
65

Lalat bibit atau dalam bahasa latinnya Atherigona exigua, merupakan salah satu hama tanaman gandum yang sangat merugikan jika keberadaannya tidak segera diantisipasi sejak dini. Pasalnya, yang diserang adalah tanaman yang masih muda atau yang baru muncul di permukaan tanah. Gejala khas akibat  serangan lalat bibit  (Atherigona sp.) ini berupa rusaknya jaringan bagian dalam pada batang tanaman yang baru tumbuh. Sejalan dengan pertumbuhan tanaman, daun berwarna kuning dan kering, pembentukan anakan berkurang, akhirnya tanaman mati. Gejala lain dapat dilihat saat tanaman dicabut telihat akar tanaman kering dan pada pangkal batang terdapat lubang gerekan. Lalat bibit merusak tanaman pada awal pertumbuhan hingga tanaman berumur 1 bulan.

Pada stadium lanjut, hama lalat bibit menyebabkan daun  tanaman muda berwarna kuning, kering dan pada akhirnya tanaman mati. Lalat bibit juga merusak tanaman gandum yang masih muda atau yang baru muncul di permukaan tanah. Gejala awal tanaman gandum yang diserang lalat bibit adalah berubahnya warna daun dari hijau normal menjadi kekuning-kuningan, dan sekitar pangkal batang yang terserang akan membusuk hingga akhirnya tanaman akan layu dan bahkan mati.

Pengendalian serangan lalat bibit secara hayati dilakukan dengan menggunakan parasit seperti parasitoid Thricogramma spp. yang bisa memarasit telur. Sementara untuk pengendalian secara kimiawi bisa menggunakan insektisida yang diaplikasikan pada benih atau seed treatment sebelum tanam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here