Keberhasilan budidaya tanaman sangat bergantung pada agroekosistem dimana tanaman tersebut dikembangkan. Oleh karena itu, informasi tentang kesesuaian antara varietas dengan agroekosistem merupakan pengetahuan yang sangat penting sebagai dasar dalam mengembangkan komoditas pertanian di suatu wilayah. Demikian halnya dengan komoditas jagung dimana pengembangan varietas di lokasi yang sesuai akan memberikan hasil yang optimal.

Balai Penelitian Tanaman Serealia telah membuat rekomendasi kesesuaian lahan untuk pengembangan jagung pada tujuh agroekosistem yaitu 1. Dataran Menengah-Tinggi (> 400 m dpl), 2. Lahan Masam, 3. Lahan sawah irigasi, 4. Lahan Iklim Kering, 5. Lahan Kering Iklim Basah, 6. Lahan sawah tadah hujan/semi irigasi dan 7. Lahan perkebunan/tumpangsari. Setiap lahan tersebut ditetapkan varietas jagung prioritas yang harus dikembangkan. Misalnya pada lahan dataran menengah tinggi, tanaman rentan mengalami serangan penyakit busuk tongkol. Oleh karena itu khusus pada wilayah ketinggian, varietas yang direkomendasikan adalah NASA 29. Pada lahan kering beriklim kering dengan curah hujan pendek dan eratik, dianjurkan untuk menggunakan varietas berumur genjah dan toleran kekeringan seperti HJ 21 Agritan, Bima 3, dan Bima 16. Adapun lahan dengan pembatas naungan seperti lahan perhutani, lahan perkebunan sawit, kakao, dan karet maka rekomendasi varietas yang dapat diterapkan adalah NASA 29 dan Bima 2.

Selain penetapan prioritas varietas, rekomendasi pengembangan jagung hibrida juga dilengkapi dengan teknologi budidaya yang sesuai dengan kondisi agroekosistem. Misalnya pengembangan jagung pada lahan sawah irigasi setelah padi tidak perlu melakukan olah tanah, sedangkan pada lahan masam diperlukan penggunaan pupuk kandang ayam sebagai penutup tanah karena pupuk kendang ayam mampu mengurangi sifat racun yang terdapat dalam tanah, mengikat air serta meningkatkan ketersediaan unsur hara dalam tanah. Melalui penerapan budidaya sesuai kondisi agroekosistem maka akan diperoleh hasil yang optimal.

 

agro2

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *