HUT Ombudsman ke-21, Public Hearing Balitsereal Berjalan Lancar dan Sukses

0
31

Bertepatan dengan HUT Ombudsman ke 21, Balitsereal melaksanakan Public Hearing dalam rangka penetapan dan penerapan standar pelayanan publik, hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan Permentan Nomor 78/Permentan/OT.140/12/2012 tentang Penyusunan dan Penetapan Standar Pelayanan Publik Kementerian Pertanian (10/03/2021).

IMG-20210310-WA0055IMG-20210310-WA007420210310_121254Standar Pelayanan dijadikan sebagai tolak ukur pedoman penyelenggaraan pelayanan dan acuan penilaian kualitas pelayanan sebagai kewajiban dan janji penyelenggara kepada masyarakat dalam rangka pelayanan yang berkualitas, cepat, mudah, terjangkau dan terukur.

Acara dilaksanakan di Auditorium Prof Ibrahim Manwan dengan menghadirkan peserta kurang lebih 100 orang yang berpartisipasi secara offline maupun online mengingat pelaksanaan ini pada masa pandemi covid 19. Peserta meliputi perwakilan dari akademisi, BPTP, Mitra Lisensi jagung hibrida Badan Litbang Pertanian, Mitra Kerjasama Balitsereal, Dinas Pertanian Kabupaten wilayah Sulawesi Selatan, PPID Lingkup Balitbangtan, dan petani.

Diawali dengan sambutan oleh Kepala Balitsereal Bapak Dr.Muhammad Azrai yang memaparkan profil dan inovasi yang dihasilkan Balitsereal, dilanjutkan dengan arahan Sekretaris Badan Litbang pertanian yang diwakili oleh Koordinator Substansi Hukum dan Organisasi Sekretariat Balitbangtan, Bapak Dr. Parlindungan Y. Silitonga dan pemaparan oleh Kepala Ombudsman RI wilayah Provinsi Sulawesi Selatan, Bapak Subhan, ST, MH yang memaparkan mengenai Standar Pelayanan, variabel dan indikator pelayanan, serta prinsip standar pelayanan.

IMG-20210310-WA0010IMG-20210310-WA006920210310_121057Standar pelayanan tidak boleh kaku, harus ada inovasi, dan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, ungkap Subhan. Beliau mengharapkan Balitsereal memantapkan pencanangan zona integritas menuju WBBK setelah sebelumnya telah mendapatkan Sertifikat WBK.

Pemaparan Standar pelayanan Publik Balitsereal oleh Koordinator Diseminasi dan Kerjasama Penelitian, ibu Rahmi Yuliani Arvan,SP, M.Si yang menjelaskan mengenai beberapa jenis pelayanan publik Balitsereal, yaitu: (1) Layanan Informasi Teknologi, (2) layanan Perpustakaan, (3) PKL/Magang/Prakerin, (4) Kerjasama, (5) Layanan Pengujian Laboratorium Uji Mutu Benih (kadar air, daya berkecambah, kemurnian), dan (6) Layanan Perbenihan (UPBS).

Akhir acara dilakukan penandatanganan berita acara Kesepakatan oleh 6 orang saksi yang terdiri dari Kepala Ombudsman, Kepala Balitsereal, Kepala BPTP Gorontalo, Kepala Loka Penelitian Penyakit Tungro, PPID BPTP Sulsel, Dinas Pertanian Kabupaten Maros dan perwakilan peserta undangan sebanyak 5 orang yang terdiri dari Rektor Universitas Muhammadiyah Pare-Pare, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, Direktur Akademi Teknik Industri Dewantara Palopo, PT. Benindo Perkasa Utama, dan Petani. Dan ditutup dengan penandatangan kerjasama antara Balitsereal dengan Universitas Muhammadiyah Pare-Pare, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, dan Akademi Teknis Industri Dewantara Palopo.

20210310_115905IMG-20210310-WA0072IMG-20210310-WA0062

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here