Pada Senin (12/7) Presiden RI melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Subang, Jawa Barat. Rangkaian kegiatan kunker Presiden Jokowi antara lain meninjau kegiatan pedagang di Pasar Sukamandi dilanjutkan mengunjungi Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BBPadi). Tak lain kegiatan tersebut beliau lakukan demi mempersiapkan bahaya krisis pangan yang sudah di depan mata.

Turut mendampingi Presiden Jokowi melakukan kunker, segenap menteri kabinet Indonesia Maju termasuk Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Sebagai pimpinan tertinggi pada unit kerja lingkup pertanian, SYL mendampingi Jokowi berkeliling BBPadi meninjau berbagai hal antara lain meninjau koleksi dan konservasi plasma nutfah tanaman padi, meninjau unit produksi benih sumber padi, hingga meninjau varietas padi dan produk inovasi Kementerian Pertanian. Selain itu, pada kesempatan tersebut Jokowi melakukan dialog dengan perwakilan petani, membahas permasalahan pada bidang pertanian dan pangan.

“Jangan kita hanya ketergantungan pada beras saja, sumber pangan kita melimpah, baik itu sagu, sorgum, jagung maupun sumber pangan lainnya”, ucap Jokowi saat memberikan keterangan pers di BBPadi. Merespons himbauan tersebut, segenap aparatur kementerian pertanian lingkup Pusat Penelitian Tanamam Pangan (Puslitbang TP) turut menampilkan produk unggulan dan hasil riset inovasi mereka pada gerai yang telah disediakan. Balitsereal turut andil menampilkan produk-produk unggulan seperti varietas Sorgum Super 1, Super 2, Numbu, Soper 6, Soper 7, Soper 9 serta penyanitasi tangan (hand sanitizer) berbahan baku nira sorgum.

Sorgum merupakan salah satu komoditas rumpun serealia yang digadang-gadang akan dikembangankan secara masif dan intensif. Upaya tersebut merupakan upaya pemerintah pusat menghadapi bahaya krisis pangan dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *