Bertempat di Kawasan Inovasi Pertanian, Cimanggu Selasa (14/8/18), Menteri Pertanian RI, Dr. Andi Amran Sulaiman meresmikan Bogor Agro Science Techno Park (BASTP).  Tema Launching BASTP adalah Teknologi Unggul untuk Kejayaan Pertanian Indonesia.

Dalam arahannya Mentan Amran memimpikan seluruh teknologi pertanian tidak ada impor. “Yang bisa merubah Republik Indonesia adalah inovasi teknologi baru khususnya pertanian,” ujarnya.

 Dengan keniscayaan itu, Indonesia akan mampu bersaing dengan negara-negara lain. Bahkan, Indonesia akan memiliki peluang untuk lebih maju. “Tidak bisa menghindar bersaing dengan negara lain tanpa teknologi.

Kita sudah buktikan sekarang, sudah ekspor jagung, bawang merah, ayam, telur dan terus lanjutkan,” lanjut Menteri Amran.

Menteri Amran dalam event tersebut  juga  mengapresiasi  capaian Badan Litbang Pertanian yang telah menghasilkan paten granted (paten yang telah dijamin negara)  terbesar di Indonesia, berdasarkan data resmi Ditjen  Kekayaan Intelektual Kemenkumham.

Dalam data tersebut, terdapat 153 hak paten yang telah dihasilkan Balitbangtan, kenaikan royalti 260% dengan total 12,8 Milyar royalti.  Karena itu, sang Mentri memberikan apresiasi luar biasa  atas kerja keras dan kerja iklhas para inventor.

“Terdapat 1128 peneliti,  kerjanya tidak boleh kendor.  Semua diminta ambil bagian. “1000 paten harus muncul setiap tahunnya dari Balitbangtan,” tantang Menteri Amran.

Hasil riset unggulan yang telah dihasilkan antara lain Alsintan autonomos, mesin rotatanan utk jagung, transplanter, jeruk batu 55, teknologi bujangseta agar jeruk berbuah hampir sepanjang tahun, bawang dan cabe off season, ayam KUB, jagung nasa 29, bioindustri, vaksin untuk unggas dan sapi.

Tidak hanya itu, ada juga teknologi diagnose kebuntingan, kedelai dan padi hasil rekayasa genetik (biosoy dan inpari 40) pupuk hayati agrodex,  berbagai inovasi teknologi lain serta produk hasil mitra lisensor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *