Seiring dengan kebutuhan jagung nasional yang meningkat signifikan setiap tahunnya, Balitbangtan kembali memberikan lisensi kepada 5 perusahaan perbenihan nasional. Mediasi sekaligus penandatanganan perjanjian lisensi dilaksanakan pada Selasa, 28 November 2018, bertempat di Balai PATP. Dari kelima perusahaan, PT. Petrokimia Gresik merupakan mitra yang sebelumnya sudah bekerja sama dengan Balitbangtan untuk beberapa invensi. Kali ini PT Petrokimia Gresik kembali melisensi jagung hibrida varietas Bima 14, HJ 20 dan NASA 29. Sedangkan empat perusahaan lainnya merupakan mitra yang baru pertama kali menjalin kerja sama lisensi, yaitu CV. Adi Jaya yang melisensi varietas Bima 19, HJ 21, dan NASA 29, selanjutnya CV. Tani Makmur yang melisensi varietas Bima 10 dan HJ 21, serta PT. Samudera Artha Abadi yang melisensi varietas NASA 29, dan PT. Anugrah Cemerlang Indonesia yang melisensi varietas Bima 20 URI dan HJ 21 Agritan.

Pada kesempatan ini, Kepala Balitserealia, Dr. Muhammad Azrai, dalam arahannya menghimbau kepada para mitra pelisensi agar dapat berkomitmen tinggi dalam melaksanakan kerja sama ini, serta menjamin mutu benih jagung yang dihasilkan, sehingga dapat membantu dalam upaya peningkatan produksi jagung nasional. Potensi ekspor benih jagung saat ini juga terbuka lebar karena beberapa negara sudah tertarik dengan jagung hibrida Balitbangtan, diantaranya yaitu Nasa 29 dan JH 45. Diharapkan para mitra pelisensi tidak hanya memenuhi pasar lokal, namun juga akan mampu mengekspor benih jagung Balitbangtan ke mancanegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *