Queensland merupakan salah satu negara bagian yang terletak di sebelah timur-utara Australia. Letaknya berdekatan dengan Papua Nugini termasuk Indonesia dan Timor Leste. Negara bagian ini dicirikan oleh curah hujan yang rendah serta musim panas serta dipengaruhi juga oleh monsoon. Kondisi ini mirip dengan kondisi di Indonesia namun variasi suhu yang lebih rendah. Di wilayah Townsville, kisaran suhu udara antara 19-28oC sehingga sangat kondusif untuk berkembangnya penyakit pada tanaman seperti penyakit bulai pada tanaman jagung.

University of Southern Queensland telah menjalin kerjasama dengan Balitsereal sejak 2018 untuk mengidentifikasi pathogen penyebab penyakit bulai di Indonesia. Senin (14/1 2019) peneliti University of Southern Queensland yang dipimpin oleh Prof. Roger Shivas mengunjungi Balitsereal serta lokasi pengembangan jagung di Sulsel dan Jawa Timur.

Dalam acara dialog pengleolaan penyakit bulai di Ruang Seminar Balitsereal, Prof Roger Shivas menyatakan bahwa spesies penyebab utama penyakit bulai di Indonesia adalah P. maydis, P. Philipinensis dan P. Sorghi. Identifikasi pathogen sampai saat ini belum memiliki standar baku sehingga menyulitkan dalam interpretasi pathogen penyebab penyakitnya. Identifikasi secara akurat menjadi penekanan sebelum melakukan diagnosis. Pendekatan analisis molekuler juga telah dikembangkan oleh University of Southern Queensland berbasis SNIP untuk identifikasi pathogen. Kerjasama penyusunan standar umum diagnose penyebab penyakit bulai sedang di rintis untuk bisa diaplikasikan dalam penyusunan komponen pengendaliannya.

Setelah acara dialog, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan di KP Bajeng dan di lahan petani di Provinsi Jawa Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *